Bangun Pariwisata di Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Iwan Setiawan Ajak Kolaborasi Pentahelix

Cisarua – Bupati Bogor Iwan Setiawan ingatkan pentingnya kolaborasi dengan pentahelix dalam mengelola desa wisata di Kabupaten Bogor.

Iwan Setiawan juga mengajak semua unsur untuk berkolaborasi dalam membangun Pariwisata di Kabupaten Bogor.

Read More

Hal itu diungkapkan Iwan Setiawan saat membuka kegiatan Jambore Desa Wisata tahun 2023 di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (8/11/23).

“Pengelolaan Desa Wisata tidak bisa dilakukan sendiri tapi harus kolaborasi melibatkan semua unsur termasuk pentahelix, agar kemajuan desa wisata yang telah dibangun bisa terus berkelanjutan baik dari pamor juga kunjungan wisatawannya,” ungkap Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Ia juga berharap kegiatan Jambore Desa Wisata tahun 2023 tingkat Kabupaten Bogor tersebut bisa mendorong dan memotivasi desa lainnya tidak hanya Kabupaten Bogor juga desa yang ada di Indonesia untuk membangun desa wisata di wilayahnya masing-masing.

“Saya sangat apresiasi kegiatan Jambore Desa Wisata ini, ini jadi wadah sharing informasi bagi desa lainnya. Pulang dari sini masing-masing peserta bisa membawa informasi yang baik. Sehingga yang tadinya belum memiliki desa wisata bisa membangun, yang sudah memiliki bisa semakin optimal,” katanya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi menyatakan, Jambore Wisata Desa ini tidak hanya diikuti oleh para pengelola desa wisata Kabupaten Bogor saja, tetapi juga diikuti oleh pengelola desa wisata dari tingkat nasional. Seperti Desa Wisata Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sukabumi, Cianjur dan lainnya.

“Selain ajang silaturahmi, sharing informasi juga jadi salah satu wadah promosi dan pengembangan desa wisata kepada masyarakat luas, serta momentum dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara desa wisata dengan unsur pentahelik juga Pemerintah Kabupaten Bogor,” tandas Deni.

Untuk diketahui, pengembangan wisata harus menggunakan konsep pentahelix atau multipihak di mana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal Desa dan kawasan perdesaan. (adv)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *