Dedie Rachim Tekankan Infrastruktur, SBY Soroti Visi Global di Kuliah Umum IPB

by -30 Views

Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, hadir dalam Kuliah Umum Mahasiswa Baru Sekolah Pascasarjana IPB Semester Ganjil 2025 yang berlangsung di Graha Widya Wisuda, IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (14/8/2025).

 

Acara tersebut juga dihadiri Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang memaparkan tantangan besar bagi generasi masa depan sekaligus menawarkan strategi dan solusi jangka panjang untuk menghadapi berbagai persoalan global.

 

Dedie Rachim berharap dengan mengikuti kuliah umum ini para mahasiswa bisa semakin mencintai bangsa dan negara dengan memberikan yang terbaik.

 

Ia pun menyampaikan bahwa saat ini sinergi Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) Bogor dan IPB University sudah berlangsung lama dan terus berlanjut.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa ke depan Pemkot Bogor juga akan membuka koridor Biskita dari Kota Bogor hingga IPB Dramaga.

 

“Karena perkembangan pembangunan IPB ini harus ditunjang juga oleh infrastruktur. Ke depan ada rencana pemkot untuk membangun koridor baru, koridor dari Bubulak, Cifor, Situ Gede, Cangkurawok sampai dengan IPB. Nah ini akan mendukung keberadaan IPB sebagai world class university,” ungkap Dedie Rachim.

 

Sementara itu, Presiden RI ke-6, SBY, menyampaikan masukan berkaitan dengan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai perubahan.

 

“Tadi saya sampaikan dalam pidato, saya betul-betul bangga, saya betul-betul punya harapan yang lebih besar kepada IPB, karena visi IPB. Idealnya, apa yang dilakukan, termasuk inovasinya, menurut saya menunjukkan IPB memang salah satu world class university, salah satu center of excellence, dan sesuai dengan semangat zaman, tantangan zaman,” katanya.

 

SBY melanjutkan, bahwa apa yang sudah dilakukan IPB terus dikembangkan, karena diperlukan oleh Indonesia, diperlukan oleh dunia.

 

“Untuk mahasiswa, termasuk mahasiswa baru, timbalah pengalaman sebanyak-banyaknya dari IPB University ini, pasti ada gunanya. Saya alumnus, rasanya ketika saya menempuh S3 dan disertasi tentang ekonomi Indonesia dan saya terapkan dalam economic policy, hasilnya nyata,” ujarnya.

 

Rektor IPB, Prof Arif Satria, mengatakan saat ini kita tengah menghadapi sumber krisis perlindungan, krisis kemiskinan, krisis geopolitik, dan lain sebagainya.

 

“Oleh karena itu, tidak ada cara lain, selain bagi para mahasiswa IPB untuk mengembangkan diri, kemudian pada akhirnya bisa berhikmat untuk kepentingan kemanusiaan, untuk kepentingan bangsa, dan juga untuk kepentingan dunia yang lebih damai, dunia yang lebih membahagiakan,” ujarnya.

 

Ia berpesan bahwa menjadi inspiratif, inovatif, dan berintegritas itulah yang harus ditunjukkan setelah menjadi mahasiswa IPB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *