​Hadiri Kirab Napak Tilas, DPRD Kota Bogor : Jangan Lupakan Warisan Leluhur

by -26 Views

Kota Bogor – Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, H. Zenal Abidin, menghadiri perayaan Kirab Napak Tilas Pajajaran dalam rangka memperingati Hari Tatar Sunda Tahun 2026, Jumat 8 Mei 2026 malam. 

Kehadiran pimpinan DPRD ini membawa pesan kuat mengenai komitmen legislatif dalam menjaga marwah budaya Sunda di tengah arus modernisasi.

​Acara yang berlangsung meriah ini dimulai (start) dari Museum Pajajaran pada pukul 19.00 WIB dan berakhir (finish) di Lawang Suryakencana sekitar pukul 20.30 WIB.

​Momentum budaya ini tidak hanya dihadiri oleh tokoh Kota Bogor, tetapi juga menjadi silaturahmi para pemimpin di Jawa Barat. 

Terlihat hadir di lokasi acara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Walikota Bogor, Dedie A. Rachim.l, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara dan pejabat lainnya.

​Kehadiran para pejabat tinggi ini menambah semarak kirab yang rutenya dipenuhi oleh antusiasme warga yang ingin menyaksikan langsung simbol-simbol kebesaran Pajajaran.

​Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, H. Zenal Abidin, menegaskan bahwa Kirab Napak Tilas ini bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, Milangkala Tatar Sunda adalah momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat identitas diri.

​”Kami di DPRD melihat Milangkala Tatar Sunda bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat diri dan jati diri budaya Sunda,” ujar Zenal Abidin.

​Ia menambahkan bahwa tantangan zaman modern menuntut perhatian lebih terhadap aspek-aspek fundamental kebudayaan, terutama bahasa dan tradisi yang mulai tergerus.

​Lebih lanjut, Zenal menekankan bahwa pihak legislatif akan terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya secara konkret. 

Hal ini mencakup pelestarian bahasa Sunda, kesenian daerah, hingga tradisi turun-temurun yang menjadi warisan leluhur.

​Zenal Abidin menyatakan bahwa DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan atau regulasi yang berpihak pada pengembangan budaya lokal. 

Harapannya, generasi muda tidak kehilangan arah dan tetap mencintai akar budaya mereka.

​”Insyaallah, kami berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pengembangan budaya lokal, sehingga generasi muda dapat terus mengenal dan mencintai warisan leluhur yang sudah ada,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *