Dedie Rachim Tegaskan RSUD Kota Bogor Harus Jadi Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

by -13 Views

Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa RSUD Kota Bogor harus menjadi tempat pengabdian sekaligus ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Dedie Rachim saat memimpin upacara kesiapsiagaan sekaligus peringatan Hari Jadi ke-12 RSUD Kota Bogor di Lapangan Gedung Radiologi RSUD Kota Bogor, Jumat (7/8/2026).

Dedie mengatakan, semangat “Bangga Melayani dengan Hati” harus menjadi komitmen seluruh jajaran RSUD Kota Bogor dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus diberikan secara profesional dengan mengutamakan kebutuhan dan keselamatan pasien.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Kota Bogor yang terus berupaya meningkatkan manajemen pelayanan, menekan risiko, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dedie turut mengapresiasi jajaran direksi sebelumnya yang telah berperan dalam membangun dan mengembangkan RSUD Kota Bogor.

Namun, berdasarkan hasil evaluasi, Dedie menilai masih terdapat sejumlah aspek manajemen yang perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan.

Kepada jajaran direksi baru di bawah kepemimpinan Direktur Utama Sri Nowo Retno, Dedie memberikan apresiasi atas berbagai perbaikan yang mulai terlihat selama tujuh bulan terakhir.

Ia meminta seluruh manajemen dan tenaga kesehatan terus mendukung proses pembenahan agar pelayanan semakin optimal sekaligus membuat pengelolaan operasional rumah sakit menjadi lebih baik.

Dedie juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme karena RSUD Kota Bogor kini tidak hanya melayani warga Kota Bogor. Sekitar 60 persen pasien disebut berasal dari luar Kota Bogor.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Kota Bogor sekaligus menjadi tanggung jawab untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang profesional.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, RSUD Kota Bogor di bawah manajemen baru juga meluncurkan layanan call center 24 jam yang terhubung dengan layanan kegawatdaruratan Kota Bogor.

Layanan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap masyarakat, termasuk untuk memperoleh informasi mengenai jadwal dokter, ketersediaan kamar, maupun menyampaikan keluhan terkait pelayanan.

Dedie Rachim menegaskan bahwa penguatan manajemen RSUD bukan ditujukan untuk mengejar keuntungan, melainkan memastikan pengelolaan rumah sakit berjalan sehat sehingga hasilnya dapat dikembalikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap RSUD Kota Bogor terus berkembang sebagai rumah sakit yang profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan dengan hati sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *