Dedie Rachim Ajak Peneliti dan Akademisi Hadirkan Inovasi untuk Keberlanjutan Kota Bogor

by -7 Views

 

Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Dedie saat menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10/2026).

Menurut Dedie, forum ilmiah internasional ini sejalan dengan upaya memperkuat posisi Kota Bogor sebagai kota sains yang menghubungkan pengetahuan, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

Ia menilai tema konferensi mengenai keanekaragaman hayati, pendidikan global, biosains, dan lanskap berkelanjutan sangat relevan dengan tantangan saat ini, mulai dari perubahan iklim, kerusakan lahan, hingga berkurangnya keanekaragaman hayati.

Dedie menegaskan, berbagai persoalan tersebut membutuhkan penanganan bersama. Ilmu pengetahuan dapat membantu memahami masalah, pendidikan membangun kesadaran, sementara inovasi menghadirkan solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan. Pengetahuan dan pengalaman warga dinilai dapat melengkapi hasil penelitian agar berbagai program keberlanjutan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Dedie berharap Kota Bogor dapat menjadi ruang kolaborasi bagi peneliti, akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk bertukar gagasan, membangun kemitraan, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Direktur SEAMEO BIOTROP, Edi Santosa, menjelaskan bahwa kawasan Asia memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat besar, tetapi menghadapi tekanan akibat perubahan iklim, alih fungsi lahan, pencemaran, dan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan tersebut membutuhkan dukungan penelitian, pendidikan, inovasi, kebijakan, serta kerja sama lintas negara. SEAMEO BIOTROP berperan mendorong pengembangan biologi tropis melalui penelitian, pelatihan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyebarluasan pengetahuan.

Melalui konferensi ini, Dedie berharap pertukaran ilmu dan kolaborasi lintas sektor dapat terus berkembang, sehingga hasil penelitian tidak hanya berhenti di ruang akademik, tetapi juga menjadi solusi bagi masyarakat dan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *