Street Talk Show Festival Ekraf, Anak Muda Belajar dari Industri Televisi

Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi bersama DICIRI Kar.Yakan Truck menggelar Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) Street Talkshow di Sentra Kuliner Rangga Gading, Kawasan Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Sabtu (9/3/2024) malam.

Festival ekraf diikuti antusias dengan hadirnya puluhan anak muda dari berbagai universitas, SMK dan masyarakat umum lainnya.

Dalam sesi talkshow peserta yang hadir mendapat materi dari Supervisor Produser Promo ANTV Anjar Kurniawan, Head HRD Viva Andriana, Reporter Trans 7 Dimas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi link and match di Kota Bogor.

“Jadi memang kita dari pemerintah inginnya titik seperti ini lebih banyak, seperti di titik ini rangga gading yang sudah bagus kita coba hidupkan setiap malam. Kita inginnya juga kehidupan Surken ini sampai lebih malam lagi. Dan luar biasanya hari ini dikolaborasikan dan kombinasikan dengan kegiatan untuk memajukan 17 subsektor ekonomi kreatif,” katanya.

Selain sebagai bentuk link and match membuka kesempatan kerja karena para peserta bisa langsung membawa CV, kegiatan ini juga bisa lebih memperkenalkan secara luar keberadaan sentra kuliner rangga gading.

Sebab lanjut Sekda Syarifah setiap kita harus memiliki daya saing sehingga mampu berkompetisi dengan wilayah lainnya.¬†“Karena jika tidak dibantu industri kreatif ini sangat sulit sekali,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Sekda juga mengapresiasi keberadaan Universitas IBIK Kesatuan yang juga ikut mendukung acara.

Mengenai tema yang diangkat tentang Festival Ekonomi Kreatif, Seni Merajut Berkah Di Industri Televisi Syarifah sangat kagum dengan orang yang bekerja di televisi.

“Saya itu selalu dan sangat terkesan pada mereka yang bekerja di televisi baik reporter yang bekerja dilapangan maupun yang bekerja di bagian kreatif, produser kameramen dan sebagainya,” katanya.

Dilokasi yang sama Kadisparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai momentum untuk kaum muda belajar.

“Malam ini lah kalian datang untuk mendapatkan informasi itu, jadi manfaatkan momentum. Sekarang ini kan gen z penuh inovasi dan kreasi kreatif inovatif dan kolaboratif. Insya Allah dinas pariwisata dan kebudayaan selalu akan mensupport 17 Sub Sektor, semoga 17 ekraf di Kota Bogor harus maju. Apalagi nanti ke depan generasi emas 2045, siap gak kita menghadapi itu,” katanya.

Founder dari DICIRI 4.0 Ponco Pamungkas mengatakan, untuk belajar tentang video belajarlah dari industri televisi.

“Karena literasi video sesungguhnya ada di televisi. Dari mulai pra produksi ketika produksi, pasca produksi semua prosesnya ada di televisi. Makanya saya sangat hormat kepada mereka yang ada bekerja di televisi karena mereka yang sampai saat ini menjaga literasi produksi, mereka masih menjaga kualitas proses menghormati dan menghargai setiap prosesnya semua prosedur dilalui step by step,” katanya.

Sehingga lanjutnya, video yang ditayangkan memiliki keberlanjutan dari sisi kualitas maupun kuantitas. Dalam festival ekraf ini juga ditampilkan berbagai seni hiburan serta penampilan pada anak muda

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *